Tips Berinvestasi untuk 2021

Sebelum kita menyadarinya, 2021 akan ada di sini, dan jika beruntung, itu akan membawa kabar baik (seperti mengakhiri pandemi). Tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada 2021 di pasar saham, dan sementara nilai investasi bisa bertahan stabil di tahun baru, kita tidak bisa mengabaikan kemungkinan jatuhnya pasar saham. Itulah mengapa penting untuk mempersiapkan sejumlah skenario berbeda di tahun mendatang, dan berikut adalah beberapa tip untuk melakukannya.

  1. Buat tetap sederhana
    Berinvestasi bisa menjadi proses yang memakan waktu, tetapi tidak harus begitu. Jika Anda tidak tahu cara meneliti saham atau terlalu kewalahan dengan gagasan itu, tetap gunakan dana indeks. Dana indeks memungkinkan Anda membeli sekeranjang saham yang berbeda, dan tujuannya adalah untuk mencocokkan kinerja indeks pasar yang terkait dengannya. Dengan demikian, jika Anda membeli saham dari dana indeks S&P 500, Anda akan secara efektif berinvestasi di pasar yang luas tanpa harus melakukan kerja keras yang signifikan.
  2. Pastikan portofolio Anda beragam
    Portofolio yang beragam dapat membantu melindungi Anda dalam menghadapi volatilitas, jadi tujuan Anda adalah untuk memuat saham dari berbagai segmen pasar. Dan jika itu terlalu rumit, sekali lagi, dana indeks menyelesaikan pekerjaannya. Tentu saja, Anda mungkin ingin memperluas wawasan Anda di luar dunia saham. Obligasi, meskipun lebih konservatif, bisa menjadi tambahan yang masuk akal untuk portofolio Anda, seperti halnya real estat, baik dalam bentuk properti fisik atau REIT.
  3. Alokasikan aset Anda sesuai usia Anda
    Portofolio yang terlalu agresif bukanlah hal terbaik untuk dimiliki saat Anda berada tepat di puncak masa pensiun. Demikian pula, portofolio yang banyak obligasi umumnya terlalu konservatif jika Anda berusia 20-an dan dapat mengambil lebih banyak risiko. Di awal tahun, lihat bagaimana aset Anda dialokasikan dan pastikan strategi Anda masuk akal mengingat usia Anda.
  4. Siapkan banyak uang tunai
    Saham bisa bergejolak pada 2021 karena negara ini bergulat dengan pandemi. Itulah mengapa cerdas untuk menyiapkan sejumlah uang tunai yang sehat. Pertama, memiliki cadangan uang tunai yang solid akan membantu Anda menghindari keharusan melikuidasi investasi saat Anda membutuhkan uang. Selain itu, jika nilai saham turun, Anda akan memiliki peluang utama untuk membeli – tetapi hanya jika Anda benar-benar memiliki cukup uang tunai.
  5. Pikirkan jangka panjang
    Di tahun mendatang, Anda mungkin perlu membuat sejumlah keputusan investasi khusus. Tetapi pada akhirnya, pilihan Anda tidak boleh bergantung pada apa yang menurut Anda terbaik selama 12 bulan itu. Sebaliknya, langkah yang Anda lakukan pada tahun 2021 harus terkait dengan strategi jangka panjang Anda. Sebagai aturan umum, Anda berdiri untuk menghasilkan uang dalam portofolio Anda dengan membeli investasi berkualitas dan menahannya selama bertahun-tahun, jadi pikirkan dalam beberapa dekade, bukan bulan.