Instagram co-founder: ‘Anda harus rela mengganggu diri sendiri’

Kevin Systrom adalah co-founder dari jejaring sosial terbaru ‘Instagram’. Seperti kebanyakan anak-anak, dia juga sangat tertarik dengan video game dan bahkan mengembangkan level yang berbeda saat bermain game ‘Doom 2’. Akhirnya, ia menumbuhkan kedekatan dengan pemrograman dan bahkan sebagai mahasiswa, ia berkembang sebagai programmer. Dia cukup mampu untuk dipilih untuk ‘Mayfield Fellows Program’ dan ini meningkatkan keahliannya terkait teknologi.

Dia meraih gelar sarjana dalam bidang sains dan teknik manajemen, dan memulai karir yang berdampak pada aktivitas jejaring sosial dengan cara yang sangat besar. Dia bekerja dengan raksasa teknologi ‘Google’ dan kemudian beralih ke perusahaan startup bernama ‘Nextstop’. Saat bekerja di Nextstop, dia mengemukakan gagasan untuk mengembangkan hal baru yang besar di dunia internet.

Awalnya, dia dan rekannya Mike membuat aplikasi bernama ‘Burbn’, tapi ternyata terlalu rumit dan sulit dioperasikan untuk pengguna. Dengan demikian duo ini menjadi instrumental dalam mengantar sensasi jejaring sosial terbaru yang disebut ‘Instagram’. Instagram telah muncul sebagai istilah konotatif dan tidak memerlukan perkenalan seperti itu.

Masa Kecil & Awal Hidup

  • Ia lahir dari Diane (Pels) dan Douglas Systrom
  • Ia mendapat pendidikan dari ‘Middlesex School’ yang berada di Concord, Massachusetts. Selama masa sekolah dia belajar tentang pemrograman komputer.
  • Dia menempuh gelar Bachelor of Science dalam bidang sains manajemen dan teknik, dari ‘Stanford University’. Sementara di universitas, ia dikaitkan dengan persaudaraan ‘Sigma Nu’.
  • Dia adalah satu di antara dua belas siswa yang dipilih oleh otoritas universitas untuk ambil bagian dalam Program Mayfield Fellows yang terkenal ‘di mana para siswa diberi pengetahuan dan pelatihan terperinci dalam kewirausahaan teknologi tinggi.
  • Keikutsertaannya dalam program persekutuan memberinya kesempatan untuk bergabung dengan perusahaan yang disebut ‘Odeo’ sebagai magang. ‘Odeo’ adalah perusahaan yang sama yang mengembangkan situs jejaring sosial ‘Twitter’.
  • Karier

  • Pada tahun 2006, dia menyelesaikan wisuda dan dipekerjakan di layanan internet dan raksasa teknologi ‘Google’ sebagai manajer pemasaran produk asosiasi dan fungsi Google Calendar, Gmail, Spreadsheets, Documents dan berbagai produk perusahaan lainnya.
  • Selama dua tahun bekerja di ‘Google’, ia awalnya bekerja dengan produk seperti Google Reader dan Gmail. Tahun berikutnya, dia bergabung dengan ‘Corporate Development Team’ perusahaan.
  • Beberapa individu yang pernah bekerja dengan ‘Google’ seperti Adrian Graham, Charles Lin dan Carl Sjogreen berkolaborasi untuk membentuk usaha baru bernama ‘Nextstop’. Kevin meninggalkan ‘Google’ dan menjadi bergabung pada usaha baru tersebut.
  • Startup ini dikembangkan untuk merekomendasikan destinasi ke orang-orang dan membantu mereka menjelajahi tempat-tempat dengan bantuan ‘Nextstop’.
  • Perusahaan investasi ‘Andreessen Horowitz’ dan ‘Baseline Ventures’ memberinya dana awal sebesar $ 500.000. Akhirnya, perusahaan ‘Burbn’ dikembangkan oleh Systrom dan Mike Kriegerin di San Francisco.
  • ‘Burbn’ memiliki banyak fitur seperti memposting gambar, berbagi lokasi, membuat check-in masa depan
    Para pengembang ‘Burbn’ memutuskan untuk mengubah fitur aplikasi dan membuatnya lebih user friendly dengan hanya berkonsentrasi pada satu fitur, yaitu berbagi dan memposting gambar.
  • Aplikasi ini terintegrasi ke kamera dan galeri perangkat dan seseorang dapat mengedit gambar mereka dengan bantuan template dan pengaturan built-in dan mengeposkannya di berbagai platform media sosial lainnya termasuk Facebook, Twitter, dll.
  • situs jejaring sosial ‘Facebook’ mengakuisisi perusahaan seharga $ 1 miliar. Kevin, rupanya memperoleh $ 400 juta karena sahamnya di ‘Instagram’.
  • Meski, ‘Facebook’ telah mengakuisisi ‘Instagram’, Kevin masih memiliki suara dalam operasi dan fungsinya.
  • Pekerjaan Utama

  • Dia adalah co-founder dan CEO aplikasi populer yang disebut ‘Instagram’, dan dikreditkan dengan merancang aplikasi. Pemrogram yang terkenal ini terlibat dalam pengembangan platform berbagi foto sehari-hari. Menurut survei dan perkiraan terbaru, dengan lebih dari 300 juta pengguna, ‘Instagram’ bernilai $ 33 miliar pada tahun 2014.
  • Penghargaan & Prestasi

  • Pada tahun 2012, Kevin dianugerahi ‘Founder of the Year’ di ‘6th Annual Crunchies Awards’.
  • Kevin berbagi ‘Webby Breakout Award’ bersama co-founder ‘Instagram’ di tahun 2012.
  • Dia telah menjadi penerima ‘CFDA Social Media Award’ pada tahun 2015.
  • Kehidupan Pribadi & Warisan

  • Perintis perintis ini dilaporkan menjalin hubungan dengan Nicole Schuetz, yang merupakan pendiri ‘Sutro Energy Group’.
  • Nilai bersih

  • Menurut Celebrity NetWorth, pengusaha top ini memiliki kekayaan bersih senilai $ 800 juta.
  • Sumber : https://www.thefamouspeople.com/profiles/kevin-systrom-6222.php