Biografi Nelson Mandela

Nelson Mandela lahir di Transkei, Afrika Selatan pada tanggal 18 Juli 1918. Dia adalah putra dari pemimpin suku suku Tembu. Sebagai anak muda, Nelson ikut serta dalam kegiatan dan upacara inisiasi dari suku setempat. Nelson Mandela memperoleh pendidikan penuh, belajar di University College of Fort Hare dan Universitas Witwatersrand serta memperoleh gelar sarjana hukum pada tahun 1942. Pada tahun 1943, dia memutuskan untuk bergabung dengan ANC dan secara aktif berperan dalam perjuangan melawan apartheid.

Sebagai salah satu dari sedikit pengacara berkualitas, Nelson Mandela sangat diminati. Pada tahun 1956, Nelson Mandela, bersama beberapa anggota ANC lainnya ditangkap dan dikenai tuduhan pengkhianatan. Setelah kasus pengadilan yang panjang dan berlarut-larut, para terdakwa akhirnya dibebaskan pada tahun 1961. Namun, karena ANC sekarang dilarang, Nelson Mandela menyarankan perlawanan bersenjata yang aktif terhadap rezim apartheid. Hal ini menyebabkan terbentuknya Umkhonto kita Sizwe, yang akan bertindak sebagai gerakan perlawanan gerilya.

Pada tahun 1963, Mandela kembali ditangkap dan diadili karena pengkhianatan. Kali ini Negara berhasil meyakinkan bahwa Mandela bertujuan menggulingkan pemerintah. Namun, kasus tersebut mendapat perhatian internasional yang cukup besar dan rezim apartheid Afrika Selatan menjadi sorotan masyarakat internasional. Di akhir persidangannya, Nelson Mandela menyampaikan pidato panjang, di mana dia dapat menegaskan komitmennya terhadap cita-cita demokrasi.

Waktu di Penjara

Mandela diputuskan untuk dipenjara seumur hidup dan dari tahun 1964 -1981 dia dipenjara di Penjara Pulau Robben, di Cape Town. Di dalam penjara, dengan banyak tahanan politik lainnya, dan dengan adanya ikatan pertemanan yang kuat, membantu Mandela untuk dapat bertahan dalam kondisi penjara yang sulit. Mandela juga menciptakan persahabatan dengan beberapa penjaga. Mandela kemudian mengatakan bahwa dia merasa sedang melawan sistem apartheid dan bukan individu kulit putih.

Selama berada di penjara, Mandela semakin dikenal di seluruh dunia. Mandela menjadi pemimpin kulit hitam paling terkenal dan merupakan simbol perjuangan melawan rezim apartheid. Banyak negara menerapkan sanksi terhadap apartheid Afrika Selatan. Karena tekanan internasional, dari pertengahan 1980an, rezim apartheid mulai bernegosiasi dengan ANC dan Nelson Mandela pada khususnya. Dalam banyak kesempatan, Mandela ditawari kebebasan bersyarat. Namun, ia selalu menolak untuk menempatkan cita-cita politik ANC di atas kebebasannya sendiri.

Kebebasan dan baru Afrika Selatan

Akhirnya, Nelson Mandela dibebaskan pada tanggal 11 Februari 1990. Hari itu merupakan peristiwa besar bagi Afrika Selatan dan dunia. Setelah pembebasannya, pada bulan April 1994, Afrika Selatan melakukan pemilihan penuh dan adil yang pertama. ANC, dengan 65% suara, terpilih dan Nelson Mandela menjadi presiden pertama dari Afrika Selatan yang baru. Sebagai Presiden, dia berusaha menyembuhkan perpecahan di masa lalu. Meskipun dianiaya, dia dengan murah hati dalam berurusan dengan mantan penindasnya. Sikapnya yang memaafkan dan toleran mendapatkan rasa hormat dari seluruh bangsa Afrika Selatan dan sangat mengurangi transisi menuju demokrasi penuh.

Pada tahun 1995, Rugby World Cup diadakan di Afrika Selatan. Mandela mengejutkan banyak orang dengan bertemu kapten Springbok, Francois Pienaar sebelum Rugby World Cup dimulai. Setelah final Rugby World Cup yang seru, di mana Afrika Selatan mengalahkan Selandia Baru, Mandela dengan mengenakan kaos Springbok mempersembahkan Piala Rugby World Cup tersebut ke tim Afrika Selatan yang menang. Mandela berhasil memenangkan hati jutaan penggemar rugby yang berkulit putih.

Nelson Mandela pensiun dari Kepresidenan pada tahun 1999. Di tahun-tahun berikutnya kesehatan Mandela mulai memburuk. Namun, dia tetap berbicara tentang isu-isu tertentu. Mandela sangat kritis terhadap invasi pimpinan AS ke Irak selama tahun 2003 dan juga berkampanye untuk menyoroti isu HIV / AIDS di Afrika Selatan.

Mandela menikah tiga kali, menjadi ayah enam anak, dan memiliki 17 cucu. Istrinya yang pertama adalah Evelyn Ntoko Mase. Istri keduanya adalah Winnie Madikizela-Mandela. Mandela menikah untuk ketiga kalinya pada ulang tahunnya yang ke 80 kepada Gra├ža Machel. Nelson Mandela sering disebut sebagai Madiba – nama di klan Xhosa-nya. Nelson Mandela meninggal dunia pada tanggal 5 Desember 2013 setelah lama sakit. Dia berusia 95 tahun.

Sumber : http://www.biographyonline.net/politicians/nelson-mandela.html