Apa yang dimaksud dengan Bollinger Bands?

Bollinger Bands adalah sebuah indikator teknis dengan pita amplop, dimana Pita Bollinger diplotkan sejumlah deviasi standar darinya. Standar deviasi adalah ukuran volatilitas, oleh karena itu Bollinger Bands menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Ketika pasar menjadi lebih tidak stabil, pita melebar dan berkontraksi selama periode yang tidak terlalu bergejolak.

Bollinger Bands biasanya diplot pada grafik harga, tetapi bisa juga ditambahkan ke grafik indikator (Indikator Kustom). Interpretasi Bollinger Bands didasarkan pada fakta bahwa harga cenderung tetap di antara garis atas dan bawah dari garis tersebut. Ciri khas dari indikator Bollinger Band adalah lebar variabelnya karena volatilitas harga. Dalam periode perubahan harga yang cukup besar (yaitu volatilitas tinggi), band melebar meninggalkan banyak ruang bagi harga untuk bergerak masuk. Selama periode berhenti, atau periode volatilitas rendah, band berkontraksi menjaga harga dalam batasnya.

Ciri-ciri berikut khusus untuk Bollinger Band:

Perubahan harga yang tiba-tiba cenderung terjadi setelah band mengalami kontraksi karena penurunan volatilitas.
Jika harga menembus salah satu band, kelanjutan tren saat ini diharapkan.
Jika spikes dan hollow di luar band diikuti oleh spikes dan hollow di dalam band, kebalikan dari tren dapat terjadi.


Pergerakan harga yang dimulai dari salah satu garis band biasanya mencapai yang berlawanan. Pengamatan terakhir berguna untuk meramalkan perubahan arah harga.

Direkomendasikan untuk menggunakan Simple Moving Average 20 periode sebagai garis tengah, dan plot garis atas dan bawah dua deviasi standar darinya. Selain itu, rata-rata pergerakan yang kurang dari 10 periode memiliki pengaruh yang kecil.